Gado-Gado

Mei 16, 2006

BAKSO IKAN

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — by auliahazza @ 6:22 am

Bahan :
300 gram daging ikan tenggiri, dihaluskan
25 gram sagu aren
50 gram sagu tani
100 gram es batu
1 sdt garam
½ sdt merica bubuk
3 sdm bawang goreng

Cara membuat :
- Blender daging ikan tenggiri, garam, merica, dan es batu.
- Angka lalu masukkan bawang goreng, sagu aren, sagu tani sambil diuleni dan dibanting-banting.
- Bulatkan lalu rebus dalam air mendidih hingga terapung.
Untuk 30 butir

Sumber : Majalah Sedap Sekejap Edisi 9/III/2002

Mei 14, 2006

Mari Membuat BAKSO di Rumah

Diarsipkan di bawah: Cemilan — by auliahazza @ 5:10 am

Sumber : Majalah Sedap Sekejap Edisi 1/IV/2003

Bakso, merupakan makanan yang sangat populer di kalangan masyarakat kita. Hampir di setiap tempat dapat kita jumpai produk ini. Di pasar-pasar, di pinggir jalan, di pondokan, pedagang keliling sampai di pasar swalayan.

Bakso yang biasa kita kenal dikelompokkan menjadi bakso daging, bakso urat, dan bakso aci. Bakso daging dibuat dari daging yang sedikit mengandung urat, misalnya daging bagian penutup atau bagian gandik, dengan penambahan tepung yang lebih sedikit. Bakso urat terbuat dari daging yang mengandung jaringan ikat atau urat, misalnya daging iga. Bakso acin adalah bakso yang penambahan tepungnya lebih banyak dibanding dengan jumlah daging yang digunakan.

Bang, baksonya pakai boraksnya nggak ? MSG-nya banyak nggak ? Kadang-kadang pertanyaan-pertanyaan seperti ini terlontar saat konsumen membelinya. Konsumen ingin mendapatkan produk yang aman, tentunya. Memang, beberapa pedagang bakso sering menggunakan bahan tambahan pada produknya, seperti bahan pemutih, bahan pengawet, boraks, fosfat (STPP), dan tawas. Bahan pemutih yang biasa digunakan adalah Titanium dioksida. Bahan pengawet yang biasa digunakan adalah benzoat, batas penggunaannya dalam produk pangan maksimum 0,1%. Boraks berupa serbuk putih yang digunakan pada bakso untuk menghasilkan produk yang kering (kasat dan tidak lengket), bahan ini termasuk bahan kimia yang dilarang penggunaannya dalam produk pangan. Tawas digunakan dalam air perebus bakso untuk membantu mengekstrak protein daging, kelebihan STPP ini menyebabkan rasa pahit pada bakso.

Untuk menghindari konsumsi bahan tambahan yang terlalu banyak, bakso dapat dibuat sendiri di rumah dengan mengurangi atau menghindari sama sekali penggunaan bahan-bahan tersebut. Caranya mudah, simak saja tulisan berikut.

Pembuatan bakso terdiri dari tahap pemotongan daging, penggilingan daging, penghalusan daging giling sekaligus pencampuran dengan bahan pembantu dan bumbu, pencampuran dengan tepung tapioka dan sagu aren, pembentukan bola-bola dan perebusan.

Perebusan bakso dilakukan dalam dua tahap agar permukaan bakso yang dihasilkan tidak keriput dan tidak pecah akibat perubahan suhu yang terlalu cepat. Tahap pertama, bakso dipanaskan dalam panci berisi air hangat sekitar 60oC sampai 80oC, sampai bakso mengeras dan terapung. Tahap kedua, bakso direbus sampai matang dalam air mendidih.

Proses Pembuatan :
Siapkan bahan-bahan sebagai berikut :

Daging sapi 500 gr
Tepung tapioka 111,13 gr
Sagu aren 55,7 gr
Es 100 gr
Fosfat (STPP) 1 gr
Lada halus 1 gr
MSG 2,5 gr
Bawang Putih 3 siung
Garam 9 gr

Daging dipotong 10 x 5 x 5 cm.

Daging digiling dengan menggunakan grinder.
Daging gilingan dimasukkan ke dalam food processor (chopper) bersama dengan sebagaian dari es, STTP, garam, lada halus, MSG, dan bawang putih yang telah dihaluskan.

Campuran tersebut dihaluskan selama 5 menit.

Tepung tapioka, sagu aren, dan sisa es ditambahkan ke dalam food processor, dan semua campuran dihaluskan sampai halus (kurang lebih 10 menit).

Setelah halus, adonan bakso ini dibulat-bulatkan dengan menggunakan tangan dan diambil dengan sendok. Ukuran daging disesuaikan dengan selera, bisa besar, kecil, atau sedang.

Bola-bola daging yang terbentuk langsung dimasukkan ke dalam air hangat (air hangat ini belum mendidih atau sekitar suhu 60-80 nol derajat Celsius).

Bila sudah terapung dalam air, bola-bola bakso ini diangkat. Bila akan dikonsumsi langsung, bakso tersebut didinginkan sebentar, lalu direbus lagi sampai matang (sekitar 10 menit).

Bila akan disimpan, dapat disimpan direfrigerator untuk jangka waktu sebentar, atau di freezer untuk jangka waktu yang lama. Direbus kembali bila akan dikonsumsi.

bakso11 bakso22 bakso33 bakso44 bakso55 bakso66

TIP :
Bila tidak mempunyai grinder dan food processor di rumah, penggilingan daging dan pencampuran dengan bahan lainnya dapat dilakukan di pasar, dengan bahan-bahan yang sudah dipersiapkan sendiri dari rumah.

Bila ingin mendapatkan bakso yang lebih kenyal, gunakan daging yang baru dipotong (daging hangat) yang bisa diperoleh di pasar pada dini hari.

Perhitungan Ekonomi

Perhitungan ekonomi ini dilakukan secara sederhana dan menganggap bahwa peralatan yang digunakan sudah tersedia di rumah. Pada perhitungan ekonomi ini akan dihitung jumlah produksi perhari, dimaan kita tidak untung dan tidak rugi yang dikenal dengan istilah Break Even Point (BEP). Jadi, jika ingin mendapatkan untung maka kita harus memproduksi lebih dari nilai BEP tersebut.

PENENTUAN BIAYA TIDAK TETAP TERDIRI DARI BAHAN BAKU DAN BAHAN PENUNJANG LAIN UNTUK MEMBUAT BAKSO DARI 500 GRAM DAGING SAPI

Daging sapi 500 gr Rp. 19.500,-
Tepung tapioka Rp. 300,-
Sagu aren Rp. 150,-
Es Rp. 50,-
Fosfat (STPP) Rp. 100,-
Lada halus Rp. 25,-
MSG Rp. 50,-
Bawang Putih Rp. 50,-
Garam Rp. 25,-
Kemasan Rp. 50,-
Transport Rp. 2.000,-
Gas Rp. 1.000,-
JUMLAH Rp. 21.800,-

BIAYA TETAP (per hari)
Gaji Karyawan Rp. 10.000,-
Sewa Tempat Rp. 10.000,-
Perawatan Peralatan Rp. 5.000,-
JUMLAH Rp. 25.000,-

Dari formula di atas akan dihasilkan 810 g bakso (80 butir), dibuat dalam 4 bungkus kemasan 20 butir. Maka biaya tidak tetap untuk pembuatan satu bungkus bakso tiap kemasan adalah Rp. 21.800,- : 4 = Rp. 5.450,- dan jika 1 kemasan bakso tersebut akan kita jual dengan harga Rp. 7.000,- maka nilai BEP dapat dihitung dengan rumus berikut :

A x B = (A x C) + D

Keterangan :
A = Jumlah produksi perhari pada keadaan BEP
B = Harga jual bakso per kemasan 20 butir
C = Biaya tidak tetap untuk 1 kemasan bakso 20 butir
D = Biaya tetap perhari

A x Rp. 7.000 = (A x Rp. 5.450) + Rp. 25.000
1550 A = 25.000
A = 16 bungkus

Dengan demikian untuk mendapatkan keuntungan maka jumlah produksi bakso setiap hari harus melebihi 16 bungkus perhari, atau menggunakan lebih dari 2 kg daging sapi.

SINT ELOIS CAKE

Diarsipkan di bawah: Cake — by auliahazza @ 3:12 am

Bahan :
16 butir telur ayam
500 gr gula pasir
450 gr tepung terigu
50 gr cokelat bubuk
isi (chocolate ganashe)
500 cc cream
750 gr cokelat masak, bitter, lumerkan
3 sdm sirup vanili atau air gula dan 1 sdt nescafee, aduk sampai rata
200 cc air hangat

Cara membuat :

  1. Kocok telur dan gula pasir selama 15 menit atau sampai putih dan lembut. Setelah mengembang masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit, aduk perlahan, dan rata
  2. Siapkan loyang dengan ukuran 22 cm yang diolesi mentega dan ditaburi tepung. Tuang adonan ke dalam loyang dan panggang selama 20 menit dengan api besar
  3. Bila sudah matang, dinginkan. Potong kue secara melintang menjadi 3 bagian. Masing-masing permukaan kue ditaburi sirup nescafee
  4. Pada lapisan pertama dan kedua lapisi dengan isi, tutup dengan kue yang paling atas, tutup seluruh kue dengan lapisan isi
  5. Isi : aduk jadi satu cream dengan cokelat dan masak yang sudah lumer
  6. Hiasi kue menurut selera, simpan di dalam lemari pendingin

Sumber : Majalah Sarinah, 2 Mei 1994

MOCCA CAKE

Diarsipkan di bawah: Cake — by auliahazza @ 2:51 am

Bahan :
16 butir telur ayam
500 gr gula pasir
500 gr tepung terigu

Butter Cream Mocca :
12 telur ayam
1 kg gula, rebus dengan 450 cc air
600 gr mentega
600 gr croma

Cara Membuat :

  1. Kocok telur dengan gula selama 15 menit, bila sudah mengembang, masukkan tepung terigu, aduk perlahan dan rata.
  2. Masukkan ke dalam loyang, panggang dengan api besar selama 20 menit. Angkat dan dinginkan belah melintang menjadi 3 bagian.
  3. Masing-masing kue taburi dengan sirup nescafee lapisi dengan butter cream mocca. Tutup dengan kue terakhir dan lapisi butter cream dan hiasi dengan coffe beans.
  4. Butter cream : Kocok telur, campur dengan gula rebus, kocok sampai dingin.
  5. Setelah dingin masukkan mentega dan croma, kocok lagi sampai mengembang.

Sumber : Majalah Sarinah, 2 Mei 1994

NUT CAKE

Diarsipkan di bawah: Cake — by auliahazza @ 2:16 am

Bahan :
16 butir telur ayam
500 gr gula pasir
500 gr tepung terigu
3 sdm sirup, 4 sdm grandmanier (sesuai selera), aduk jadi satu
200 cc air
Wholenut atau almond atau kacang mede untuk hiasan

Lapisan butter cream praline :
12 butir telur ayam
1 kg gula pasir, rebus dengan 300 cc air
600 gr mentega
600 gr croma
300 gr praline pasta

Cara membuat :

  1. Kocok telur dan gula pasir sampai mengembang, masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit, aduk pelan sampai rata
  2. Masukkan ke dalam loyang yang sudah dioles mentega dan ditaburi tepung, kemudian panggang di dalam oven dengan panas tinggi selama 20 menit. Angkat dan dinginkan
  3. Belah kue melintang menjadi 3 bagian, taburi masing-masing kue dengan sirup grandmanier, lapisi dengan butter cream praline dan taburi wholenut/almond/kacang mede cincang
  4. Tutup dengan kue yang paling atas dan tutup dengan butter cream dan hiasi dengan wholenut atau almond atau kacang mede utuh
  5. Butter cream praline : kocok telur, masukkan gula rebus, kocok terus sampai mengembang, dinginkan
  6. Masukkan mentega, croma dan praline, aduk sampai semuanya tercampur rata

Sumber : Majalah Sarinah, 2 Mei 1994

Mei 13, 2006

CAPUCINE CAKE

Diarsipkan di bawah: Cake — by auliahazza @ 8:40 am

Bahan :
1 buah (loyang) sponge chocolate cake, belah melintang menjadi 2 bagian

Kulit Capucine :

  • 1000 cc putih telur
  • 800 gr gula pasir
  • 600 gr almond powder
  • 120 gr tepung terigu
  • 80 gr cokelat bubuk
  • 400 gula pasir
  • almond slice, secukupnya
  • isi dan lapisan sama dengan sint elois cake

Cara membuat kulit capucine :

  1. Kocok putih telur dan gula pasir sampai kaku, masukkan almond powder, tepung terigu, cokelat bubuk, gula pasir. Aduk secara perlahan
  2. Masukkan ke dalam loyang, taburi atasnya dengan almond slice. Panggang dengan api besar selama 20 menit. Angkat dan dinginkan, belah menjadi 2 bagian

Menghidangkannya :

  1. Ambil kulit capucine taruh diatasnya sponge chocolate cake taburi dengan sirup nescafee, lapisi dengan chocolate ganashe, susun lagi dengan sponge chocolate cake dan taburi sirup nescafee, lapisi chocolate ganashe. Tutup dengan kulit capucine
  2. Hiasi seluruh kue tersebut dengan coklat bubuk dan gula halus dan bila suka hiasi cokelat potong yang tipis

Sumber : Majalah Sarinah, 2 Mei 1994

Mei 11, 2006

Tahu Royco

Diarsipkan di bawah: Sop — by auliahazza @ 2:23 am

Bahan :

  1. 1 tahu Cina yang besar
  2. 1 bungkus Royco rasa kaldu ayam
  3. 2 batang daun bawang, iris kasar
  4. 1 batang daun seledri, iris kasar
  5. 5 siung bawang merah, iris halus
  6. 2 siung bawang putih, iris halus
  7. 2 butir telur
  8. 1 1/2 liter air
  9. Minyak goreng untuk menumis
  10. Soun secukupnya dan bila suka

Cara membuat :

  1. Hancurkan tahu dengan garpu sampai halus
  2. Masukkan 1/2 bungkus Royco (sesuai dengan selera), aduk sampai rata
  3. Masukkan telur, aduk sampai rata
  4. Bulatkan tahu dengan tangan, sisihkan. Bulatkan terus sampai habis
  5. Panaskan minyak goreng, masukkan tahu dengan hati-hati, masak hingga warna kecoklatan
  6. Setelah selesai, bersihkan wajan dan masukkan sedikit minyak untuk menumis
  7. Tumislah bawang merah sampai harus, kemudian masukkan bawang putih, masak hingga kecoklatan, terakhir masukkan daun bawang hingga layu.
  8. Masukkan air, seledri, 1/2 bungkus Royco dan didihkani. Setelah mendidih, masukkan tahu, masaklah kurang lebih 10 menit (hingga matang)j. Tambahkan soun bila suka
  9. Sajikan dengan nasi, bila suka dengan sambel terasi

Tips :

  1. Bila rasa kuah belum enak dilidah, tambahkan Royconya
  2. Bila tahu tidak bisa menyatu berarti telurnya kurang
  3. Adukkan tahu yang sudah ditambah Royco dan telur, bisa dimakan tanpa digoreng
  4. Gunakan soun yang tidak mudah menghisap air
  5. Kalau kebanyakan airnya kurangin aja.

PopCorn Manis

Diarsipkan di bawah: Cemilan — by auliahazza @ 2:10 am


Bahan :

4 sdm jagung pop corn

7-8 sdm minyak goreng

100 gr gula pasir

1/4 sdm mentega sejumput garam

Cara Membuat :

  1. Masukkan minyak dan jagung ke dalam wajan, tutup dengan panji yang tinggi agar hasilnya bagus, hidupkan kompor dengan api sedang.
  2. Tunggu sampai meletus-letus, goyangkan wajan sekali-kali agar jagung yang naik turun kembali.
  3. Matikan kompor bila sudah tidak terdengar jagung meletus, mungkin 1 atau 2 letusan.
  4. Bersihkan wajan dari minyak dan sisa jagung yang tidak jadi.
  5. Masukkan gula pasir, diamkan sampai berkarmel, gunakan api sedang.
  6. Setelah jadi karamel, masukkan mentega dan garam.
  7. Aduk sebentar, kemudian masukkan jagung
  8. Aduk dengan cepat. Matikan kompor
  9. Siap dihidangkan.

Tips :

  • Membuat karamel, kalau ada pakai panci Teflon, karena kita takut hangus dan panas gula lebih lama.
  • Gunakan wajan/panci yang sudah ada dirumah.
  • Kalau ingin lebih manis tambahkan gula pasir

Sumber : Majalah Selera

Mei 10, 2006

Apple Cake

Diarsipkan di bawah: Cake — by auliahazza @ 12:28 pm

Bahan :
1 whole sponge cake putih, belah menjadi 3 bagian
1 kg buah apel
200 gr gula pasir
50 gr kayu manis
1 kg whipped cream, kocok sampai mengembang
1 bungkus agar, rebus dengan 1 gelas air

Aduk Rata :
4 sdm rum
200 cc air
2 sdm sirup

Cara Membuat :

  1. Potong buah apel tipis-tips untuk hiasan dan kecil-kecil untuk isi. Rebus dengan gula dan cinamon (kayu manis) sampai tiga per empat matang. Angkat dan tiriskan.
  2. Lapisan pertama dan kedua taburi sirup & rum. Campur whipped cream, 1 sdm kayu manis bubuk dengan potongan apel yang kecil-kecil. Lapisi di kedua kue, susun kedua kue tersebut dan tutup dengan kue terakhir.
  3. Hiasi permukaan kue dengan irisan tipis apel rebus dan tutup dengan agar-agar yang masih hangat. Diamkan dan simpan dalam lemari pendingin.

Sumber : Majalah Sarinah, 2 Mei 1994

Didukung oleh WordPress.com