Gado-Gado

Mei 14, 2006

Mari Membuat BAKSO di Rumah

Filed under: Cemilan — by auliahazza @ 5:10 am

Sumber : Majalah Sedap Sekejap Edisi 1/IV/2003

Bakso, merupakan makanan yang sangat populer di kalangan masyarakat kita. Hampir di setiap tempat dapat kita jumpai produk ini. Di pasar-pasar, di pinggir jalan, di pondokan, pedagang keliling sampai di pasar swalayan.

Bakso yang biasa kita kenal dikelompokkan menjadi bakso daging, bakso urat, dan bakso aci. Bakso daging dibuat dari daging yang sedikit mengandung urat, misalnya daging bagian penutup atau bagian gandik, dengan penambahan tepung yang lebih sedikit. Bakso urat terbuat dari daging yang mengandung jaringan ikat atau urat, misalnya daging iga. Bakso acin adalah bakso yang penambahan tepungnya lebih banyak dibanding dengan jumlah daging yang digunakan.

Bang, baksonya pakai boraksnya nggak ? MSG-nya banyak nggak ? Kadang-kadang pertanyaan-pertanyaan seperti ini terlontar saat konsumen membelinya. Konsumen ingin mendapatkan produk yang aman, tentunya. Memang, beberapa pedagang bakso sering menggunakan bahan tambahan pada produknya, seperti bahan pemutih, bahan pengawet, boraks, fosfat (STPP), dan tawas. Bahan pemutih yang biasa digunakan adalah Titanium dioksida. Bahan pengawet yang biasa digunakan adalah benzoat, batas penggunaannya dalam produk pangan maksimum 0,1%. Boraks berupa serbuk putih yang digunakan pada bakso untuk menghasilkan produk yang kering (kasat dan tidak lengket), bahan ini termasuk bahan kimia yang dilarang penggunaannya dalam produk pangan. Tawas digunakan dalam air perebus bakso untuk membantu mengekstrak protein daging, kelebihan STPP ini menyebabkan rasa pahit pada bakso.

Untuk menghindari konsumsi bahan tambahan yang terlalu banyak, bakso dapat dibuat sendiri di rumah dengan mengurangi atau menghindari sama sekali penggunaan bahan-bahan tersebut. Caranya mudah, simak saja tulisan berikut.

Pembuatan bakso terdiri dari tahap pemotongan daging, penggilingan daging, penghalusan daging giling sekaligus pencampuran dengan bahan pembantu dan bumbu, pencampuran dengan tepung tapioka dan sagu aren, pembentukan bola-bola dan perebusan.

Perebusan bakso dilakukan dalam dua tahap agar permukaan bakso yang dihasilkan tidak keriput dan tidak pecah akibat perubahan suhu yang terlalu cepat. Tahap pertama, bakso dipanaskan dalam panci berisi air hangat sekitar 60oC sampai 80oC, sampai bakso mengeras dan terapung. Tahap kedua, bakso direbus sampai matang dalam air mendidih.

Proses Pembuatan :
Siapkan bahan-bahan sebagai berikut :

Daging sapi 500 gr
Tepung tapioka 111,13 gr
Sagu aren 55,7 gr
Es 100 gr
Fosfat (STPP) 1 gr
Lada halus 1 gr
MSG 2,5 gr
Bawang Putih 3 siung
Garam 9 gr

Daging dipotong 10 x 5 x 5 cm.

Daging digiling dengan menggunakan grinder.
Daging gilingan dimasukkan ke dalam food processor (chopper) bersama dengan sebagaian dari es, STTP, garam, lada halus, MSG, dan bawang putih yang telah dihaluskan.

Campuran tersebut dihaluskan selama 5 menit.

Tepung tapioka, sagu aren, dan sisa es ditambahkan ke dalam food processor, dan semua campuran dihaluskan sampai halus (kurang lebih 10 menit).

Setelah halus, adonan bakso ini dibulat-bulatkan dengan menggunakan tangan dan diambil dengan sendok. Ukuran daging disesuaikan dengan selera, bisa besar, kecil, atau sedang.

Bola-bola daging yang terbentuk langsung dimasukkan ke dalam air hangat (air hangat ini belum mendidih atau sekitar suhu 60-80 nol derajat Celsius).

Bila sudah terapung dalam air, bola-bola bakso ini diangkat. Bila akan dikonsumsi langsung, bakso tersebut didinginkan sebentar, lalu direbus lagi sampai matang (sekitar 10 menit).

Bila akan disimpan, dapat disimpan direfrigerator untuk jangka waktu sebentar, atau di freezer untuk jangka waktu yang lama. Direbus kembali bila akan dikonsumsi.

bakso11 bakso22 bakso33 bakso44 bakso55 bakso66

TIP :
Bila tidak mempunyai grinder dan food processor di rumah, penggilingan daging dan pencampuran dengan bahan lainnya dapat dilakukan di pasar, dengan bahan-bahan yang sudah dipersiapkan sendiri dari rumah.

Bila ingin mendapatkan bakso yang lebih kenyal, gunakan daging yang baru dipotong (daging hangat) yang bisa diperoleh di pasar pada dini hari.

Perhitungan Ekonomi

Perhitungan ekonomi ini dilakukan secara sederhana dan menganggap bahwa peralatan yang digunakan sudah tersedia di rumah. Pada perhitungan ekonomi ini akan dihitung jumlah produksi perhari, dimaan kita tidak untung dan tidak rugi yang dikenal dengan istilah Break Even Point (BEP). Jadi, jika ingin mendapatkan untung maka kita harus memproduksi lebih dari nilai BEP tersebut.

PENENTUAN BIAYA TIDAK TETAP TERDIRI DARI BAHAN BAKU DAN BAHAN PENUNJANG LAIN UNTUK MEMBUAT BAKSO DARI 500 GRAM DAGING SAPI

Daging sapi 500 gr Rp. 19.500,-
Tepung tapioka Rp. 300,-
Sagu aren Rp. 150,-
Es Rp. 50,-
Fosfat (STPP) Rp. 100,-
Lada halus Rp. 25,-
MSG Rp. 50,-
Bawang Putih Rp. 50,-
Garam Rp. 25,-
Kemasan Rp. 50,-
Transport Rp. 2.000,-
Gas Rp. 1.000,-
JUMLAH Rp. 21.800,-

BIAYA TETAP (per hari)
Gaji Karyawan Rp. 10.000,-
Sewa Tempat Rp. 10.000,-
Perawatan Peralatan Rp. 5.000,-
JUMLAH Rp. 25.000,-

Dari formula di atas akan dihasilkan 810 g bakso (80 butir), dibuat dalam 4 bungkus kemasan 20 butir. Maka biaya tidak tetap untuk pembuatan satu bungkus bakso tiap kemasan adalah Rp. 21.800,- : 4 = Rp. 5.450,- dan jika 1 kemasan bakso tersebut akan kita jual dengan harga Rp. 7.000,- maka nilai BEP dapat dihitung dengan rumus berikut :

A x B = (A x C) + D

Keterangan :
A = Jumlah produksi perhari pada keadaan BEP
B = Harga jual bakso per kemasan 20 butir
C = Biaya tidak tetap untuk 1 kemasan bakso 20 butir
D = Biaya tetap perhari

A x Rp. 7.000 = (A x Rp. 5.450) + Rp. 25.000
1550 A = 25.000
A = 16 bungkus

Dengan demikian untuk mendapatkan keuntungan maka jumlah produksi bakso setiap hari harus melebihi 16 bungkus perhari, atau menggunakan lebih dari 2 kg daging sapi.

About these ads

42 Komentar »

  1. good recipe

    Komentar oleh Crossider — Januari 2, 2007 @ 1:42 pm |Balas

  2. tq, itu dari majalah selera. mau lihat resep arsip auliah bisa ke http://www.auliahazza.com

    Komentar oleh auliahazza — Januari 3, 2007 @ 2:33 am |Balas

  3. mohon bantuannya bagaimana caranya agar kaldu sapi(kuahnya) bisa bertahan dan masih layak konsumsi setelah 3 hari?…apakah mungkin?

    Komentar oleh F. Mahessa Ibrahim — Juni 23, 2007 @ 5:28 pm |Balas

  4. @F. Mahessa Ibrahim : biasanya sesekali dipanaskan atau masuk kulkas.

    Komentar oleh auliahazza — Juni 24, 2007 @ 1:42 am |Balas

  5. cari STTP itu dimana ? aku tinggal di canada. apa mungkin ada gantinya ? MSG itu mecin ya ? terima kasih.

    Komentar oleh Yunita — Oktober 28, 2007 @ 12:05 am |Balas

  6. @Yunita : STTP itu ada di toko bahan kimia dan MSG itu benar adalah mecin. Biasanya ada di produk Rocyo

    Komentar oleh auliahazza — November 16, 2007 @ 4:56 am |Balas

  7. makasih……

    Komentar oleh eca — Februari 9, 2008 @ 5:23 pm |Balas

  8. Thanks atas tip n harga2 sembakonya.

    Komentar oleh amed — Maret 3, 2008 @ 11:13 am |Balas

  9. @Amed : iya, sama-sama itu harga dulu sekali

    Komentar oleh auliahazza — Maret 5, 2008 @ 4:37 am |Balas

  10. bakso tangkar blok s sangat enak sekaliiiiiiiiiii.adanya di aladin,pujasera(pusat jajan serba ada.

    Komentar oleh udun — Maret 5, 2008 @ 7:56 am |Balas

  11. Pake blender biasa bs kan bu? I’ll try it 4 my children,matur nuwun n salam kenal.

    Komentar oleh Ummi Fathia — Maret 11, 2008 @ 12:16 pm |Balas

  12. @Ummi : saya pernah pake blender biasa, tapi sepertinya kurang halus dan serem dengarnya. Sebelumnya daging itu sudah dihancurkan pake pisau atau pake penggilingan daging, baru dimasukkan ke blender. Coba aja bu …

    Komentar oleh auliahazza — Maret 11, 2008 @ 3:09 pm |Balas

  13. tolong lebih spesifik kandungan pengawet bahayanya terhadap tubuh. jelaskan struktur kimianya!!! tolong yaa!! please. ditunggu.

    Komentar oleh frizka cinta zaskia — Maret 17, 2008 @ 1:12 am |Balas

  14. @cinta zaskia : duh, maaf. coba tanya ke sedap sekejapnya atau cari digoogle aja ;)

    Komentar oleh auliahazza — Maret 20, 2008 @ 12:53 pm |Balas

  15. Tks info yang bagus. Mudah2an stlh lebaran jadi buka bakso urat di rumah jl. cipaku 45 bogor. Maklum cita2 sdh 20 tahun lalu, he..he..he..

    Komentar oleh m.hendro — September 23, 2008 @ 4:35 am |Balas

  16. bakso nya enak banget

    Komentar oleh joko — Oktober 2, 2008 @ 3:33 am |Balas

  17. DH,
    Buat para Ibu Investor kerjasama yuk buka konter bakso kaki lima tapi omset jutaan per bulan di jaksel…
    Call or email at 021 68611406 or fitra_ina@yahoo.com
    Trims berat yach…fitra termasuk penggemar bakso dan suka huntung bakso yang rame pembelinya utk benchmarking….
    Br,
    Fitra
    Jakarta

    Komentar oleh fitra — Oktober 9, 2008 @ 3:46 am |Balas

  18. wah repot juga ya bikinnya,mending beli jadinya aja ah.ok thanks resepnya

    Komentar oleh ASID — Desember 15, 2008 @ 6:30 am |Balas

  19. saya ingin jual bakso bagaimana caranya…?

    Komentar oleh samsulhuda bin rasyidi — Desember 23, 2008 @ 9:01 am |Balas

  20. ajari bikin bakso yg enk dnk

    Komentar oleh candra — Januari 13, 2009 @ 5:28 am |Balas

  21. tanpa msg, bisa gak???

    Komentar oleh bdul — Maret 24, 2009 @ 4:03 am |Balas

  22. Fungsinya Sttp(Fosfat)? ada gak yg alami gak kimia?

    gmn caranya bakso supaya awet & Besih tapi tanpa penggawt & pemutih?…….trimaksh

    Komentar oleh Nur — April 6, 2009 @ 5:56 pm |Balas

  23. memang membuat bakso itu mudah, tapi membuat bakso yang bercita rasa tinggi dan alami agak sulit.
    Salam dari kami Bakso Tetelan Goli Sekaran -Lamongan

    Komentar oleh bakso goli — Mei 18, 2009 @ 12:06 am |Balas

  24. SAYA INGIN BISNIS BAKSO, TP DGN MODAL KECIL DULU BGM?? APA HRS MULAI DGN GEROBAK KELILING DULU??
    THX

    Komentar oleh FERA — Juni 6, 2009 @ 11:35 am |Balas

  25. @fera : kayaknya gitu ….
    @nur : susah yah :D :D, coba aja dulu tanpa bahan pengawet, msg dll lihat hasilnya :D

    @all : bikin bakso susah

    Komentar oleh auliahazza — Juni 8, 2009 @ 12:36 pm |Balas

  26. saya sering mencoba membuat baso sendiri, dengan bahan-bahan dasar: daging non serat, tepung kanji (tapioka), bawang putih, merica, telur (kuning dan putih), pengembang, matsin, garam. batu es.

    tidak pakai Pemutih dan Pengenyal.

    Hasilnya : setelah direbus warna baso coklat, merah.

    Pertanyaan : Kenapa warnanya tidak putih seperti bakso yg di jual kebanyakan orang. dan kurang kenyal.

    trimakasih,tas responnya.

    Komentar oleh asep — Oktober 2, 2009 @ 1:32 am |Balas

  27. Klo bikin kuah baso gmn carany dan bhanny apa aja?lalu klo bwat isian baso dari daging dan dari bhan lain gmana carany?tnx

    Komentar oleh Chandra — Oktober 3, 2009 @ 5:43 am |Balas

  28. resep maknyoooooos….

    Komentar oleh ekofuji — Oktober 5, 2009 @ 8:35 am |Balas

  29. bisa gx fosfat or sttp diganti dengan yang lain, yang lebih mudah di dapat dipasaran

    Komentar oleh ina — Oktober 9, 2009 @ 5:56 am |Balas

  30. barusan aku coba bikin baso urat ,pake blender. rasanya…lumayanlah kata istriku, he..he. tapi hasil gilinganny ga smpurna, dagingny gak alus ,uratnya malah masih terlalu kasar bnget. meski sblmny dah dpotongin dulu.

    Komentar oleh orang sabar — Oktober 11, 2009 @ 3:32 pm |Balas

    • gilingnya pake gilingan daging, kalau blender itu kan ada 3 jenis yah, tambah 1 lagi namanya cooper CMIIW, cooper itu buat gilingan daging bagus.

      soal fosfat … biasanya belinya ditoko kimia. kalau ga ketemu ga usah dipake aja.

      Komentar oleh auliahazza — Agustus 14, 2010 @ 4:45 am |Balas

  31. mohon dijelaskan fungsi garam dan es batu dalam pembuatan bakso, terima kasih. Maman Suratman Departemen Agroindustri PPPPTK Pertanian (VEDCA)Cianjur – Jawa Barat

    Komentar oleh Maman Suratman — November 17, 2009 @ 2:12 am |Balas

    • duh saya lupa pak .. saya pernah kursus bakso, guna es dan garam dijelaskan ….

      Komentar oleh auliahazza — Agustus 14, 2010 @ 4:40 am |Balas

  32. fosfat utuk apa?

    Komentar oleh shareius — Februari 21, 2010 @ 1:23 pm |Balas

  33. saya pdagang bakso kliling lumayan lariz tp sya ingin mangkal sulit mendapatkan tempat mangkal dan dana .

    Komentar oleh mang edi — Februari 28, 2010 @ 5:09 am |Balas

    • iya pak bayarnya mahal yah, semoga bapak banyak rezekinya

      Komentar oleh auliahazza — Agustus 14, 2010 @ 4:47 am |Balas

  34. woi bagi pdagang bakso moga moga lariz ya hehehehehehehehe………………………………………………………….. po dio kau nie

    Komentar oleh mang edi — Februari 28, 2010 @ 5:14 am |Balas

  35. mencari bahan fosfat dan msg itu dimana?

    Komentar oleh Eka Yanti — Agustus 16, 2010 @ 7:56 am |Balas

  36. …bwat bakso susah iia..tp klau mkan bakso enakk..haha

    Komentar oleh risma — Oktober 12, 2010 @ 4:50 am |Balas

  37. wah baksonya mantabs…. :D :D

    Komentar oleh dede — Oktober 14, 2010 @ 7:34 am |Balas

  38. TOLONG MASUKAN RESP2 YG ENAK2 INI KE IMAEL SYA atau PUN KE NMA FACEBOOK SYAQ Y TERTANDA DDDDDDDDDDDDDIIIIIIIIIIIIIIIKKKKKKKKKKKKKKKKIIIIIIIIIIIIIIIIIIII

    Komentar oleh DIKI — Februari 25, 2011 @ 9:48 am |Balas

  39. [...] penelitian menyatakan bahwa dari 500gr daging sapi bisa dihasilkan 80-100 butir bakso (sumber : disini) Anggap saja 200 butir bakso perharinya, dan 20% dari total 200juta penduduk Indonesia mau menjadi [...]

    Ping balik oleh “Indonesia Negara Maju” | ourcreativemind — April 10, 2011 @ 5:08 am |Balas


Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The Toni Theme Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: